Ini Kehebatan Mandau, Senjata Dayak Yang Mematikan Dan Konon Bisa Beterbangan


INDOSEJATI.com - Dari semua senjata tradisional yang ada di Indonesia, Mandau bisa dibilang sebagai salah satu yang paling populer. Alasannya tak lain karena senjata ini begitu lekat dengan sosok suku Dayak yang kamu tahu sendiri telah memiliki pamor yang begitu mentereng, bahkan bisa dikatakan mendunia. Sebenarnya tak hanya karena Dayak sih yang membuat Mandau punya nama. Senjata satu ini sendiri memang punya banyak keunikan yang sangat menarik.

Bagi orang awam Mandau mungkin hanya pedang biasa, tapi tentu saja senjata satu ini lebih dari itu. Dari fisik sudah begitu kelihatan kalau Mandau adalah senjata khas dengan kemampuan mematikan. Dan kalau kita menyelami lebih jauh lagi, senjata ini konon juga mengandung kekuatan-kekuatan magis yang luar biasa.

Dengan semua yang dimilikinya, rasanya sangat wajar kalau masyarakat Kalimantan dan suku Dayak khususnya, begitu bangga akan senjata satu ini. Nah, agar lebih tahu lagi tentang senjata sangar ini, berikut adalah hal-hal yang mungkin kamu belum tahu soal Mandau.

Keindahan Mandau yang Luar Biasa

Jika ada hal yang paling dikenal soal Mandau, hal tersebut jelas adalah penampilan fisiknya. Tak seperti pedang-pedang tradisional lainnya, Mandau benar-benar dikemas sangat cantik. Kalau kamu perhatikan lekat-lekat, hampir semua sisinya punya detail. Mulai dari pegangan, sarung, sampai bilahnya sendiri.

Tujuan Mandau dihias bukan hanya karena agar terlihat menawan saja, tapi juga punya makna khusus. Misalnya hiasan dedaunan di bagian pegangan yang ternyata mengandung manfaat khusus untuk mengusir hewan-hewan buas. Pun begitu dengan lubang-lubang di bilahnya yang juga memiliki makna khususnya sendiri. Bahkan untuk ukiran yang ada di hampir semua sisinya, itu pun juga ada maksudnya.



Bahan Pembuat Mandau Ternyata Istimewa

Kita pasti berpikir kalau Mandau terbuat dari besi seperti kebanyakan pedang. Memang, kelihatannya seperti itu, tapi ternyata tidak demikian pada kenyataannya. Mandau yang benar-benar asli, ternyata dibuat dari bahan khusus. Bukan besi, melainkan sebuah batu istimewa bernama Mantikei. Bahan ini sendiri secara fisik memang seperti batu, tapi ia mengandung unsur besi yang melimpah.

Dengan menggunakan bahan unik tersebut, ternyata Mandau yang dihasilkan begitu luar biasa. Ia sangat keras dan kuat, tapi begitu lunak ketika dibentuk. Hanya Mandau asli dan tua saja yang menggunakan bahan Mantikei. Saat ini Mandau rata-rata dibuat dari besi biasa.
Mandau dan Perjuangan Masyarakat Dayak

Mandau dan Dayak adalah dua hal yang tak bisa dipisahkan. Mandau selalu identik dengan Dayak dan sebaliknya. Dan memang pada kehidupan nyata, Mandau dan orang-orang Dayak seolah tak bisa dipisahkan. Ke mana pun mereka pergi, Mandau akan dengan mesranya terselip di pinggang.
Tak hanya sebagai kebanggaan, Mandau juga benar-benar dipakai untuk berjuang. Kembali ke masa penjajahan dulu, orang-orang Dayak juga melakukan perjuangan mengusir penjajah. Bahkan diceritakan kalau Belanda sampai lari terbirit-birit ketika melawan orang-orang Dayak. Kalimantan saat itu jadi daerah yang paling susah ditaklukkan gara-gara hal tersebut. Dan ini sedikit banyak adalah karena jasa sebilah Mandau yang mereka gunakan.

Mandau dan Penyang
Mandau tak hanya menarik karena fisiknya yang luar biasa indah, tapi juga cerita-cerita soal kemistisannya. Ya, Mandau selain identik dengan Dayak, juga selalu dikaitkan dengan mistis. Dan salah satu hal mistis soal Mandau adalah Penyang. Penyang kalau menurut orang Dayak adalah semacam kesaktian yang didapatkan dari bertapa atau petunjuk dari leluhur.

Jadi Penyang ini akan merasuki fisik Mandau sehingga membuatnya luar biasa. Bagi yang memegang Mandau tersebut, maka ia bakal kebal, sakti, dan kuat untuk menghadapi musuh. Tidak semua Mandau memiliki Penyang di dalam jiwanya. Hanya Mandau yang benar-benar asli saja yang mempunyai hal tersebut.

Misteri Mandau Terbang
Hal mistis lain yang juga identik dengan Mandau adalah soal kesaktiannya yang bisa terbang. Jadi, katanya, dalam satu kondisi seorang Dayak bisa membuat Mandau-nya terbang sendiri. Tak hanya sekedar melayang-layang, tapi si Mandau akan pergi untuk memenggal musuh yang diingini oleh si tuan atau pemiliknya.

Katanya, ilmu Mandau terbang hanya boleh dipakai di saat yang genting dan terdesak. Dan kalau sudah dikeluarkan, maka pantang bagi Mandau untuk kembali ke sarungnya sebelum berhasil memotong kepala korbannya. Memang susah ya untuk percaya hal-hal semacam ini. Tapi, rumor soal Mandau terbang sudah begitu populer di tanah Borneo.

Meskipun bukan orang Dayak, entah kenapa begitu membaca penjelasan di atas kok jadi ikut bangga rasanya dengan adanya Mandau. Senjata ini begitu hebat dan luar biasa, serta punya nilai filosofi yang begitu dalam. Tak hanya itu saja, Mandau juga jadi lambang perjuangan melawan penjajahan.


Sumber: Boombastis

No comments:

Post a Comment